Header Image
Advertisement
Beranda arrow Organisasi arrow Manajemen Provinsi
Belajar Dan Berkembang Bersama UPK Dusun Timur PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Amin Noor Hakim   
Friday, 24 April 2009

Kecamatan Dusun Timur dengan ibukotanya Tamiang Layang adalah sebuah kecamatan yang usianya lebih tua dari usia kabupatennya sendiri, yaitu Kabupaten Barito Timur. Karena dulunya adalah salah satu Kecamatan di kabupaten induk Barito Selatan. Setelah pemekaran dan terbentuknya Kabupaten Barito Timur, maka Kecamatan Dusun Timur menjadi bagian dari Kabupaten Barito Timur.

Pada waktu masih menjadi bagian dari Kabupaten Barito Selatan, Kecamatan Dusun Timur pernah mendapatkan Program Inpres Desa Tertinggal (IDT), yang kemudian IDT diplesetkan menjadi istilah dalam bahasa Maanyan “Iti Duit Takam” yang artinya “Ini Duit Kita”. Artinya, di masyarakat telah berkembang pemahaman bahwa dana IDT yang sampai kemasyarakat, dan kemudian tidak dikembalikan, dibiarkan tanpa ada upaya dan tindakan tegas agar uang tersebut kembali dan bisa digulirkan kembali untuk masyarakat yang belum mendapatkan pinjaman dana bergulir dari IDT.

Pemahaman ini menjadi salah satu tantangan terbesar UPK di Kecamatan Dusun Timur dengan 18 Desa Definitif, yang baru terbentuk pada tanggal 28 November 2007, seiring dengan masuknya PNPM-PPK 2007 pada bulan Juli 2007.  Setelah melalui test calon pengurus UPK dan kemudian ditetapkan dalam MAD Prioritas Usulan, maka terpililah Krisnaliani sebagai ketua UPK dan Vivi Ariani sebagai Bendahara UPK. Secara umum pembagian tugasnya adalah ; Ketua : Penanggungjawab operasional kegiatan UPK, mengawasi dan membina TPK, dan kelompok-kelompok SPP. Bendahara : mengurus dan mencatat transaksi keuangan, membuat laporan keuangan. Serta pembagian tugas secara terperinci, sesuai dengan Petunjuk Teknis Operasional. Pada saat dibentuk, UPK Kecamatan Dusun Timur masih membina 4 Kelompok SPP dengan total perguliran hanya RP 10.000.000,-, dan pada tahun 2008 ditambah dengan 16 Kelompok SPP dengan nilai pergiuliran Rp 160.000.000,-, sehingga pendapatan UPK masih kecil, dan untuk mengurangi beban operasional UPK, jumlah pengurus untuk tahap awal ini masih dibatasi 2 (dua) orang, dengan Honor Rp. 700.000,- perbulan/orang dan tunjangan transportasi Rp. 150.000,- perbulan/orang. Honor dan tunjangan transportasi yang diberikan, cukup pantas diberikan bagi kedua pengurus UPK Kecamatan Dusun Timur ini, mengingat keaktifan dan loyalitasnya yang tinggi dalam pembinaan TPK dan Kelompok SPP di desa.

ImagePengurus UPK Kecamatan Dusun Timur secara rutin mengunjungi TPK dan Kelompok SPP di desa. Mereka telah mampu memberikan pelatihan-pelatihan, baik secara “On The Job Training” (OJT) maupun “In Service Training” (IST). Secara kontinyu, anggota kelompok SPP yang memperoleh pinjaman dari dana BLM di pantau kegiatan usahanya, sehingga sampai saat ini di Kecamatan Dusun Timur belum terjadi tunggakan angsuran pinjaman. Semoga hal ini dapat dipertahankan untuk seterusnya.

ImageBesarnya jasa pinjaman dari UPK ke Kelompok SPP yang disepakati adalah 1,25 % perbulan flat, dan dari  Kelompok SPP ke anggota dapat disepakati sedikit lebih tinggi dari jasa ke UPK, untuk pemupukan modal dan memjadi pendapatan di Kelompok SPP. Setiap Kelompok SPP di Kecamatan Dusun Timur, diwajibkan untuk menghimpun dana sendiri melalui kegiatan menabung. Nilai tabungan wajibnya disepakati dalam tiap kelompok, berkisar antara Rp 5.000,- sampai Rp. 10.000,- per bulan per anggota, dan dibukukan dengan standart pembukuan yang sederhana tapi dapat menyajikan data keuangan yang cukup lengkap dan akuntable. Di sosialisaikan ke setiap Kelompok SPP, bahwa tabungan tersebut juga merupakan jaminan bagi pinjaman. Sehingga secara tidak langsung, jaminan pinjaman ke UPK adalah Tanggung Renteng, tetapi diupayakan tidak memberatkan anggota Kelompok SPP.
 
Pada saat pengajuan proposal pinjaman SPP ke PNPM, setiap berkas pengajuan dianalisa rencana penggunaan dananya, dengan tujuan, sebanyak-banyaknya untuk tujuan pengembangan usaha, walaupun tidak menutup kemungkinan untuk tujuan konsumtif, misalnya untuk pesta perkawinan anak dan lain-lain, hanya saja bila tujuannya untuk konsumtif, akan betul-betul dipastikan dulu tidak akan terjadi tunggakan pengembalian.
 
Hampir semua pinjaman yang digulirkan ke anggota Kelompok SPP adalah untuk Usaha Dagang. Baik berupa dagang kelontong (kios atau warung), jual BBM eceran, dan usaha dagang lainnya. Pada saat Verifikasi usulan oleh Tim Verifikasi, analisa usaha dan rencana penggunaan dana pinjaman ini sangat diperhatikan. Karena bila pinjaman yang diberikan betul-betul tepat sasaran, maka akan sangat mengurangi resiko kemacetan angsuran pengembalian pinjaman.
 
Dalam perjalanannya, UPK Kecamatan Dusun Timur  selalu mengamati dan mendata perkembangan setiap kelompok SPP dibawah binaannya. Dan kelompok SPP yang menjadi andalan saat ini adalah Kelompok SPP Desa Didi, yang semua pinjaman anggotanya dimanfaatkan untuk pengembangan usaha ibu-ibu di Desa Didi. Sebagian besar digunakan untuk membuka kios BBM dan warung kecil, mengingat desa Didi berada dilintasan jalur angkutan Batu Bara, sehingga para wanita di desa tersebut melihat peluang mereka untuk menambah penghasilan keluarga dengan membuka usaha kios BBM dan warung. Selain Kelompok SPP Desa Didi, UPK Kecamatan Dusun Timur mempunyai Kelompok SPP andalan lainnya, yaitu Kelompok SPP Maragut dan Kelompok SPP Kali Napu.
 
UPK Kecamatan Dusun Timur pernah dilibatkan dalam pelatihan Peningkatan Produktifitas Usaha Ekonomi Rumah Tangga, yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Usaha Ekonomi Rakyat  yang pesertanya diambil dari anggota kelompok SPP yang telah memperolah pinjaman, dan pinjaman tersebut digunakan untuk usaha tambahan keluarga. Sampai sekarang, semua pendapatan UPK Kecamatan Dusun Timur dari jasa pinjaman masih belum dipergunakan. Karena untuk biaya operasional, masih menggunakan Biaya Operasional UPK 2 % dari BLM Kecamatan. Dan karena pendapatan UPK masih kecil, maka sekarang yang menjadi target kerja UPK Kecamatan Dusun Timur adalah membina Kelompok-kelompok SPP, baik yang sudah mendapatkan pinjaman maupun yang belum mendapatkan pinjaman, untuk mengembangkan dan meningkatkan nilai perguliran di UPK tetapi tetap melakukan tindakan pembinaan untuk menjamin pinjaman yang di gulirkan tepat sasaran dan menekan resiko kemacetan pengembalian.

Dengan program kerja UPK seperti yang diuraikan diatas, maka kunci keberhasilannya adalah kunjungan dan pendampingan yang kontinyu dan efektif kesetiap TPK dan Kelompok SPP di desanya masing-masing. Maka tugas rutin Krisnalia sebagai Ketua UPK dan tidak ketinggalan Vivi Ariani sebagai Bendahara UPK, adalah rajin mengunjungi binaan-binaannya, setelah tugas rutin dikecamatan diselesaikan. Di desa, mereka melakukan pembinaan sesuai kebutuhan Kelompok SPP dan TPK. Kondisi geografis yang cukup berat karena harus melalui jalan milik perusahaan kayu dan batubara yang biasanya berupa jalan timbunan tanah, dan jarak yang cukup jauh serta minimnya dana transportasi cukup menyulitkan kedua Pengurus UPK Kecamatan Dusun Timur yang kebetulan keduanya perempuan dan berstatus bujangan.

Tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat mereka, pembinaan tetap intensif dilakukan. Dan hasilnya adalah, sampai sekarang belum pernah terjadi tunggakan angsuran pengembalian pinjaman di UPK Kecamatan Dusun Timur.   
 
 
Sumber  Data : Ex. Fastkab. Barito Timur (Eka Agustina)

 

Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 24 April 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Cerita Lapangan
Kecamatan Pangkalan Lada, merupakan salah satu Kecamatan hasil pemekaran yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah yang dulu berinduk di kecamatan Kumai, dan kini termasuk dalam lokasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP).
Kecamatan Pangkalan Lada sejak tahun 2007 sudah didanai oleh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – melalui Program Pengembangan Kecamatan (PNPM-PPK) phase IX sejak tahun 2007/2008 dan ketika itu masih berinduk di Kecamatan Kumai, dan pada tahun 2009 melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP). Kecamatan Pangkalan Lada sudah dimekarkan dan tidak lagi bergabung / menginduk di Kecamatan Kumai.
Selengkapnya...
 

 

Mentari baru saja lenyap di ufuk barat......rona kemerahan masih terburai....di langit hulu sungai barito.......walaupun di saput kabut asap yang membuyarkan rona merahnya........tiga orang baru saja menaiki ke pesisir sungai barito yang cantik turun dari kapal perahu tradisional yang mengantar mereka dari purukcahu...........berjibaku dengan riam-riam sungai barito........sambil riuhrendah slah orang berceletuk inilah dunia kita yang baru.....yang penuh tantangan dan harapan yang besar akan sebuah program kemandirian warga desa akan kemajuan serta kesejahteraan .......mereka adalah Pa Gamal ( Faskab murung raya) Pa Urianto ( Faskeukab Murung raya ) Rahmatullah ( Fastekkab murungraya )......

Sambil meniti titian sebatang kayu log besar......mereka sampai di darat......disambut FT Sumber barito tumbang kunyi......

Selengkapnya...
 

 

Seiring dengan bergemanya takbir, tahmid, dan tasbih yang membahana di seluruh permukaan bumi. Yang dikumandangkan oleh seluruh ummat Islam di seluruh dunia.  Maka, perkenankanlah kami merupakan insan yang berada di bagian pojok kota Muara Teweh untuk bersama-sama mengumandangkan kebesaran asma ALLAH SWT.

Semoga dihari nan fitri ini kita dapat mengambil pelajaran yang sangat berharga baik untuk diri pribadi, keluarga, dan seluruh jiwa muslimin wa muslimat.  Bulan Ramadhan merupakan sarana untuk melatih jiwa dan raga kita untuk menjadi seorang mukmin yang kokoh dalam menjalankan ibadah padaNya. 

Sebagai  sarana untuk membersihkan jiwa untuk kembali bersih “bagaikan seputih kertas” sehingga bisa kembali untuk memulai aktivitas dengan amaliah kebaikan untuk dijadikan bekal tabungan pahala di akherat kelak nantinya.

“Seluruh Pelaku PNPM-Mandiri Perdesaan Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara dengan ini :

Kami mengucapkan “Taqobballallahu minna wa minkum Shiyamana wa shiyamakum minal ‘aidin wal faidzin”  tatkala lisan tak terjaga, hati yang berprasangka, janji terabaikan, sikap tak bersahabat dan perbuatan yang menyakitkan dengan setulus hati kami sekeluarga menyampaikan “Mohon Maaf Lahir dan Bathin, dengan jiwa yang bersih agar Rahmat dan Maghfiroh Illahi Robbi tercurah kepada kita semua sebagai hambaNya.

 

 

Bulan Juli merupakan momen yang sangat penting dalam peristiwa demokrasi bagi bangsa Indonesia, yaitu proses Pemilihan Umum Presiden secara langsung oleh rakyat yang dilaksanakan pada tanggal 08 Juli 2009.  Persiapan kegiatan PilPres tersebut merupakan agenda nasional, tentunya juga sampai dipelosok Kecamatan Montallat hingga ke Desa.  Kemudian juga di bulan Juli merupakan momen yang sangat penting khususnya untuk Kabupaten Barito Utara yang memiliki jargon  “IYA MULIK BENGKANG TURAN” yang memiliki arti ‘pantang untuk pulang sebelum membawa hasil yang memuaskan’.  Untuk memasuki Dirgahayu Barito Utara Tahun ke 59. Tepatnya pada tanggal 27 Juli 2009.  Harapan dari Dirgahayu tersebut agar Kabupaten Barito Utara bersama seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat turut berpartisipasi untuk membangun proses pembangunan di semua lini sektor yang berkeinginan agar lebik baik, maju, serta sesuai dengan harapan yang dicita-citakan.

Termasuk salah satu proses untuk memajukan pembangunan di wilayah kabupaten Barito Utara. Saat ini program nasional yang sudah berjalan masuk selama 3 tahun berjalan adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) yang saat ini sudah tersebar di semua kecamatan (meliputi Montallat, Gunung Timang, Teweh Tengah, Gunung Purei, Teweh Timur, dan Lahei).

Khususnya untuk kecamatan Montallat perkembangan saat ini adalah pelaksanaan kegiatan tahapan alur PNPM-Mandiri Perdesaan  yaitu telah dilaksanakannya kegiatan Pelatihan TPU (Tim Penulis Usulan) pada tanggal 14-15 Juli 2009 yang bertempat di Aula Kantor SDN 1 Tumpung Laung 1.  Hadir juga dalam kegiatan ini Camat Montallat untuk memberikan sambutan dan arahan bagi peserta pelatihan.  Beliau berharap agar kegiatan ini dapat diimplementasikan secara baik serta dapat menjadikan pengalaman dalam berpartisipasi untuk membangun kemajuan bagi desa tersendiri.  Dan juga beliau meminta agar para pelaku PNPM-MPd tetap berkoordinasi dan bekerjasama terkait dengan aparat desa serta tokoh masyarakat dalam proses pelaksanaan alur tahapan PNPM-MPd ini.

Selengkapnya...
 

Rapat Koordinator dan Peningkatan Kapasitas KPM D/K dengan TPK & TPU, tgl 25 Juli 2009

Sambutan & Perkenalan

Arut Selatan, Rakor dibulan Juli ini dibarengkan dengan peningkatan kapasitas TPK dan TPU untuk survey harga bahan/ alat dan penyusunan desain & Rab. Hal ini dilaksanakan mengingat ada beberapa Desa/ Kelurahan yang baru mendapatkan prioritas akan terdanai dari BLM PNPM MPd periode tahun 2009. Adapun peserta yang diundang ada 94 Orang dari pelaku PNPM MPd ditingkat Desa/ Kelurahan yaitu 2 Orang KPM D/K, 3 Orang TPK dan 1 Orang TPU, dan Berhadir Sp. MIS Provinsi Kalimantan Tengah.

Antusias peserta untuk mengikuti kegiatan ini cukup baik dan hal ini dengan kehadiran peserta yang mengikuti kegiatan ini.

Selengkapnya...
 

Simulasi MAD Prioritas

Pangkalan Lada, Kegiatan rakor oleh FK, FL dan KPMD Kecamatan Pangkalan Lada di laksanakan pada hari kamis, tanggal 23 Juli 2009 di gedung Aula Kecamatan Pangkalan Lada.
Berhadir pada rakor ini terdiri dari 17 kader dari 10 desa, Adapun Fasilitator Kecamatan di pimpin sekaligus narasumber Bpk. Teri Toni, didampingi Pendamping Lokal Mas Seftiyo Hari, serta bendahara UPKS mbak Maya Sukmawati, serta Faskab Kota Waringin Barat yang memantau perkembangan progres yang menargetkan sebelum puasa teman-teman FK/ FT sudah memasuki MAD II.
 

Selengkapnya...
 

Pulang Pisau, Sosok Tim Pengelola Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2008 desa Kanamit Jaya Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau, memang tidak ada bedanya dari kebanyakan perempuan-perempuan desa lainnya yang sehari-harinya bekerja sebagai petani dan mengurus keluarga. Namun disini mereka berani untuk tampil sebagai pelaksana kegiatan program PNPM Mandiri Perdesaan untuk desa Kanamit Jaya dibandingkan dengan desa-desa lainnya yang kebanyakan adalah laki-laki. Lihat saja dari Ketua yaitu Ibu Yuliati Pudhi Hartatik yang bekerja sebagai petani, Sekretaris yaitu Ibu Kartini yang usaha swasta dan Bendahara yaitu Ibu Lasiem yang bekerja sebagai petani semua adalah perempuan.

Selengkapnya...
 

Salam SIKOMPAK,
 
Kawan-kawan di lokasi tugas,
Ada khabar gembira untuk kita semua, hasil pembinaan kita kepada UPK dan dihargai oleh Pemilik Program.
Ada 14 UPK yang mendapatkan penghargaan berdasarkan hasil pemetaan (kategori A) & penilaian kesehatan UPK yang setiap 3 bulan sekali kita laporkan ke Pemilik Program.
Ke 14 UPK tersebut adalah :
 
No. Kabupaten   Kecamatan  Keterangan
1 Barito Utara 1 Montalat Piagam sudah diambil
2 Lamandau 2 Bulik Piagam sudah diambil
3 Sukamara 3 Sukamara Piagam sudah diambil
    4 Balai Riam Piagam sudah diambil
4 Katingan 5 Katingan Hilir Piagam ada di RMC 3_Kalteng
5 Seruyan 6 Hanau Piagam ada di RMC 3_Kalteng
6 Kotawaringin Barat 7 Kotawaringin Lama Piagam ada di RMC 3_Kalteng
    8 Arut Selatan Piagam ada di RMC 3_Kalteng
    9 Kumai Piagam ada di RMC 3_Kalteng
7 Kotawaringin Timur 10 Ba'amang Piagam ada di RMC 3_Kalteng
    11 Mentaya Hilir Selatan Piagam ada di RMC 3_Kalteng
8 Pulang Pisau 12 Maliku Piagam ada di RMC 3_Kalteng
    13 Pandih Batu Piagam ada di RMC 3_Kalteng
    14 Kahayan Hilir Piagam ada di RMC 3_Kalteng
 
 
Kami ucapkan selamat dan terima kasih atas kepedulian kawan-kawan terhadap UPK binaan, sekarang sudah memasuki Laporan Bulan Juni 2009, sehingga kita harus melaporkan hasil binaan ke_UPK_an kita setiap 3 bulan sekali kepada Pemilik Program.
Kami kirimkan Laporan ke_UPK_an Bulan Maret 2009 sebagai acuan kawan2 membuat Laporan ke_UPK_an Bulan Juni 2009, ada perubahan terhadap Laporan Pemetaan UPK (tolong dipelajari di PTO Penjelasa X yang baru).
Kami tunggu Laporan ke_UPK_an Bulan Juni 2009 bersamaan dengan Laporan Soft Copy kawan2 untuk Bulan Juni 2009. (silahkan cek di email)
Demikian, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
One For All .... All For One .....
 
Wassalam
Susilo Kusribowo, SE

 
Pada tanggal 3 dan 4 April 2009, Forum Komunikasi UPK Kabupaten Pulang Pisau mengadakan pertemuan rutin 4 (empat) bulanan di Taman Wisata Kum Kum dan Taman Wisata Outbound ”Anak Himba” di Palangka Raya. Pertemuan ini merupakan realisasi dari program kerja Forum Komunikasi UPK Kabupaten Pulang Pisau yang didirikan pada tanggal  20  Januari 2009.
Selengkapnya...
 
 
 
Disadur dari KALTENG POS, Rabu 27 Mei 2009 
 

TUMPUNG LAUNG, KECAMATAN MONTALLAT

Tahapan alur kegiatan siklus PNPM-Mandiri Perdesaan salah satu bagian dari awal untuk mengenalkan program ini adalah Pembekalan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan  (KPMD/K).

Khususnya di kecamatan Montallat Pembekalan KPMD/K  dilaksanakan pada tanggal 19-21 Mei 2009.  Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari tersebut dapat dihadiri oleh seluruh peserta sebanyak 20 orang (10 laki-laki dan 10 perempuan) yang mewakili 10 (sepuluh) desa dan kelurahan.

Adapun utusan tersebut mewakili Desa Kamawen, Desa Paring Lahung, Desa Ruji, Desa Pepas, Desa Rubei, Desa Sikan, Kelurahan Tumpung Laung 1, Kelurahan Tumpung Laung 2, Kelurahan Montalllat 1, dan Kelurahan Montallat 2.  Adapun pelaksanaan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Tumpung Laung 1.

Acara Pembekalan ini dibuka oleh Perwakilan Camat Montallat, yang juga dihadiri oleh Ketua Forum MAD, Ketua BP-UPK, dan Panitia bersama Pengurus UPK.  Adapun harapan dari kegiatan ini merupakan pembekalan modal dasar bagi Fasilitator Desa untuk mengetahui lebih jelas Pengertian PNPM-MP, Latar belakang, Visi dan Misi, Prinsip serta Kebijakan yang nantinya akan disampaikan oleh Fasilitator Kecamatan maupun Fasilitator Kabupaten.  Sehingga secara mudah komunikasi akan tersampaikan melalui aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun seluruh warga masyarakat yang merupakan prinsip dari PNPM-MP adalah Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelestarian akan dilakukan Dari, Oleh, Untuk, Masyarakat (DOUM).

Selengkapnya...
 

 

Kahayan Hilir, suatu hari di bulan April 2008, dua orang perempuan muda singgah di salah satu rumah warga di desa Mentaren II Kecamatan Kahayan Hilir Pulang Pisau. Kebetulan empunya rumah sedang mempersiapkan hajatan yang akan berlangsung malam harinya, sehingga pada siang itu sudah banyak orang berkumpul. Dua perempuan tadi kemudian memperkenalkan diri, dan terlibat obrolan dengan tuan rumah dan para tamu lainnya. Setelah beberapa saat dua perempuan tadi menyampaikan niatnya kepada tuan rumah yaitu untuk mensosialisasikan program pemerintah yaitu PNPM Mandiri Perdesaan dan sekaligus melakukan penggalian gagasan dari para hadirin. Selanjutnya alat peraga pun dikeluarkan dan acara sosialisasi dan penggalian gagasan segera dimulai.
Selengkapnya...
 
 

Monttalat, Pelaksanaan Kegiatan Musyawarah Antar Desa di Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara  telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 28 Februari 2009. dan telah dilakukan untuk Musyawarah Desa Sosialisasi di 10 (sepuluh) Desa/Kelurahan Kecamatan Montallat.  Pelaksanaan tersebut dimulai pada tanggal 07 sampai dengan 25 Maret 2009.

Adapun masing-masing Desa yang telah dilakukan adalah Desa Kamawen, Desa Paring Lahung, Desa Ruji, Desa Rubei, Desa Sikan, Desa Pepas, Kelurahan Montallat 1, Kelurahan Montallat 2, Kelurahan Tumpung Laung 1, dan Kelurahan Tumpung Laung 2.

Kesan yang dirasakan oleh masyarakat begitu baik dan berharap proses Pelaksanaan PNPM-MP Tahun 2009 dapat dilakukan sesuai dengan visi dan misi serta prinsip pelaksanaannya ke depan. 

 (Kontributor, Mudzakkir  Fahmi)

 

 
Mantangai, Dalam rangka mempercepat laju pembangunan khususya di pedesaan perlu dipersiapkan suatu langkah perencanaan yang tepat dan sesuai dengan kondisi desa itu sendiri. Perkembangan pembangunan khususnya pedesaan sebaikannya bermula dari kemauan masyarakat di desa agar tidak jauh tertinggal dari desa-desa laiya. Pola pembangunan partisifatif merupakan suatu solusi yang tepat untuk mempercepat pembangan desa.

    Pembangunan sebaiknya tidak hanya bertumpu pada sarana dan prasara, tetapi yang lebih penting adalah pembangan sumber daya khususnya sumber daya manusia. Percepatan pembangunan yang didukung oleh sumber daya yang baik akan lebih terasa terutama manfaat dan tujuan yang diharapkan dari hasil suatu kegiatan pembangunan.

Selengkapnya...
 

Kecamatan Dusun Timur dengan ibukotanya Tamiang Layang adalah sebuah kecamatan yang usianya lebih tua dari usia kabupatennya sendiri, yaitu Kabupaten Barito Timur. Karena dulunya adalah salah satu Kecamatan di kabupaten induk Barito Selatan. Setelah pemekaran dan terbentuknya Kabupaten Barito Timur, maka Kecamatan Dusun Timur menjadi bagian dari Kabupaten Barito Timur.

Selengkapnya...
 
Muara Teweh, Pada hari Selasa dan Rabu pada tanggal 05 - 06 Mei 2009.  Kembali untuk PNPM-Mandiri Perdesaan wilayah Kabupaten Barito Utara melakukan kegiatan Rapat Koordinasi  Periode Bulan April 2009.

Kegiatan yang bertempat di ruang Aula Kantor BPMD Kabupaten Barito Utara Muara Teweh, pada kesempatan ini juga dihadiri oleh Kabid UEM BPMD Bapak Drs. Junio Suharto, serta juga dihadiri dari Tim PNPM-MP Provinsi KalTeng yaitu Bapak Susilo K. dan Bapak Mulus B.  yang berhadir pada pagi hari serta seluruh FK/FT yang terdiri dari 6 Kecamatan.

Harapan dari Kabid UEM BPMD Batara agar pelaksanaan Alur Tahapan PNPM-MP Tahun 2009 agar dilaksanakan sesuai dengan kalender Kegiatan yang telah ditetapkan dan juga setiap kegiatan harus dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah di setiap level Desa, Kecamatan, maupun Kabupaten agar tidak tumpang tindih dengan kegiatan lintas sektoral dari berbagai pihak Dinas ataupun Badan yang lain.

Semoga kegiatan PNPM-MP yang sudah berjalan Tahun ke-3 di Kabupaten Barito Utara ini dapat berjalan dengan baik.

SALAM SUKSES UNTUK SELURUH TIM PNPM-MP KABUPATEN BARITO UTARA.

Notulen RakorKab. Batara

Mz. Fahmi (FK Montallat)

 

 

 

 
Kotawaringin Lama, Hari ini tanggal 13 Mei 2009 telah dilaksanakan MAD Khusus di Kecamatan Kotawaringin Lama. MAD Khusus dilaksanakan sehubungan adanya Surat Dirjen PMD  No. 900/1676/PMD Tanggal 30 April 2009.
MAD Khusus dihadiri utusan dari 16 Desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Kotawaringin Lama dan ada 1 Desa yang tidak hadir pada MAD Khusus kali ini.

Agenda yang disampaikan dan dibahas pada MAD Khusus kali ini antara lain adalah Sosialisasi mengenai Surat Dirjen tersebut dimana Kecamatan Kotawaringin Lama yang awalnya untuk PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2009 merupakan Lokasi Kecamatan Penguatan di revisi menjadi Kecamatan Inti. Kemudian juga dibahas tentang RKTL Kecamatan ke depannya serta Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2008 dan Pemeliharan Kegiatan yang sudah ada.

Selengkapnya...
 
UPK Kecamatan Mantangai dibentuk pada tanggal 26 November 2007, seiring dengan kecamatan tersebut baru pertama kali berpartisipasi dalam PNPM-PPK. Dari 14 desa yang ada di Kecamatan Mantangai hanya 13 desa yang berpartisipasi dalam PNPM-PPK tahun 2007, hal ini disebabkan jarak desa yang cukup jauh sehingga masyarakat  desa memutuskan untuk tidak ikut proses sebagaimana tahapan kegiatan PNPM-PPK.
Selengkapnya...
 
Pelatihan Pengurus UPK dan Pendamping Lokal se Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Katingan
 
Arboretum, Nyaru Menteng Palangka Raya, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dan Pendamping Lokal (PL) merupakan salah satu ujung tombak keberhasilan dari PNPM Mandiri Perdesaan. Dengan demikian pengetahuan, ketrampilan dan sikap dari Pengurus UPK dan PL harus ditingkatkan dari hari ke hari. Dalam rangka peningkatan kapasitas Pengurus UPK dan PL ini maka dilaksanakan Pelatihan Pengurus UPK dan PL secara bersama-sama 4 Kabupaten (yaitu Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Katingan) pada tanggal 22 – 26 Juni 2009, bertempat di lokasi wisata Outbound Anak Himba Nyaru Menteng Palangka Raya.

Selengkapnya...
 

MISS-1
MISS-2
MISS-3



AdProv
SP2M
SFMS
SMIS
SPTR